Memanfaatkan Waktu dengan Mengingat ALLAH


Evi Saptriyawati

Assallammu’alaikum teman-teman Blogger semua, lama saya tidak menulis, dna pada hari ini saya akan mencoba berbagi sebuah Catatan yang saya dapat dari sahabat FB dengan nama akunnya STRAWBERRY , penasaran dengan isinya, yuk kita simak !!! ^_^

Bismillahi minal Awwali wal Akhiri … Coba Anda pikir-pikir, sesungguhnya banyak sekali jalan untuk mengerjakan amal kebajikan tanpa memerlukan usaha yang berat. Amal kebajikan itu dapat Anda kerjakan saat berjalan dengan kedua kaki Anda, mengendarai kendaraan, sedang berdiri atau duduk.

Dalam waktu satu menit, sebenarnya Anda dapat membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 15 kali. Rasulullah bersabda: “Demi Dzat yang menguasai diriku, sesungguhnya nilai surat Al-Ikhlas serupa dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Bukhari) . Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca surat Fatihah sebanyak lima kali. Bahkan saya telah mencoba, dalam satu menit saya dapat membacanya 8 kali, ini cerita saya, mana cerita Anda? hehehe #iklan.

Rasulullah pernah berkata kepada Ibnu Ma’ali, “Aku hendak mengajarimu sebuah surat yang nilainya lebih utama di antara surat-surat yang ada dalam Al-Qur’an.” Kemudian beliau melanjutkan, “(Yaitu) bacalah ‘alhamdulillahi rabbi alamîn’, yaitu surat Al-Fatihah, dan Al-Qur’an yang diturunkan kepadaku.” (HR.Bukhari) .alam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “subhanallah wa bihamdihi, subhanallah al-azhîm” sebanyak 50 kali “Nah kalau yang ini saya belum mencobanya ^_^.

Rasulullah pernah bersabda, “Dua kalimat yang ringan di lisan dan berat di timbangan, dan dua-duanya disenangi oleh Allah, yaitu kalimat ’subhanallah wa bihamdihi, subhanallah al-azhîm’.” (HR. Bukhari dan Muslim) .Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimâtihi” sebanyak 10 kali.

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca shalawat atas Nabi sebanyak 20 kali, di mana bacaan itu sama halnya Anda membaca shalawat atas Nabi sebanyak 200 kali.

Dalam waktu satu menit, Anda bisa memohon ampunan kepada Allah lebih dari 70 kali. Memohon ampun kepada Allah dapat menyebabkan terhapusnya dosa, masuk surga, menghilangkan malapetaka, memudahkan segala urusan, mendapat karunia baik berupa harta maupun anak-anak.

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “lâ ilâha illa Allah wahdahu la syarîkalah lahu al-mulk wa lahu al-hamd wa huwa ala kulli syai qadir” sebanyak 20 kali. Rasulullah bersabda,”Barang siapa yang membaca kalimat ‘lâ ilâha illa Allah wahdahu la syarîkalah lahu al-mulk wa lahu al-hamd wa huwa ala kulli syai qadir’ sebanyak 10 kali, maka dia seperti seseorang yang telah memerdekakan empat jiwa dari seorang anak seperti Nabi Ismail.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “la haula wa la quwata illa billahi” sebanyak 40 kali. Diriwayatkan dari Abu Musa, bahwa Rasulullah pernah bersabda kepadanya, “Tidakkah kamu ingin aku beritahukan tentang harta simpanan di antara harta simpanan yang terdapat di surga?” Abu Musa menjawab, “Baiklah, wahai Rasulullah.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Bacalah kalimat ‘la haula wa la quwwata illa billahi’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “subhanallah wa bihamdihi” sebanyak 100 kali. Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang membaca kalimat ’subhanallah wa bihamdihi’ sebanyak 100 kali dalam sehari, maka dosa-dosanya akan dilebur, walaupun dosa-dosanya seperti buih air laut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jadi, dalam waktu satu menit pula, sebenarnya Anda bisa mencegah kemungkaran dengan hikmah dan tutur kata yang baik. Atau menganjurkan berbuat kebajikan, mementingkan arti sebuah nasehat untuk sahabat, turut berbelasungkawa atas seseorang yang ditimpa musibah, menyingkirkan benda yang menghalang-halangi jalan umum.Semua ini termasuk jenis amal kebajikan. Dalam waktu satu menit, bisa jadi Anda dapat menggapai ridha Allah. Maka Allah akan mengampuni dosa-dosa Anda, dan waktu satu menit itu merupakan bekal Anda saat hari kiamat tiba.

Dalam kitab al-Durar, sebuah kitab yang ditulis untuk menasehati anaknya, terutama dalam bab Melembutkan Hati; Upaya Menasehati Anak, Ibnu Qayyim al-Jauzi berkata, “Ketahuilah wahai anakku, sesungguhnya hari mencakup jam, dan setiap jam mencakup hembusan nafas, dan setiap hembusan nafas adalah bekal. Maka dari itu, hati-hatilah jangan sampai saat menghembuskan nafas tidak melakukan hal-hal yang bermanfaat. Maka pada hari kiamat kamu akan menyaksikan dirimu hanya sebuah tempat yang kosong dan kamu akan menyesal.” “Coba anda perhatikan setiap waktu yang anda lewati, apa saja yang telah anda kerjakan. Jangan anda menyia-nyiakan waktumu kecuali sebisa mungkin anda berusaha berbuat kebajikan. Jangan biarkan dirimu tidak melakukan pekerjaan apa pun. Dan hendaklah anda membiasakan diri beramal kebajikan dan terus-menerus memperbaikinya. Semoga saja amal kebajikan itu menjadi simpanan amalmu saat di kubur dan akan membahagiakanmu saat hari kiamat tiba.” AMIN YARABBALALAMIN. Semoga bermanfaat ^_^

Categories: An-Nur | Tags: , , , , , , | 23 Comments

Post navigation

23 thoughts on “Memanfaatkan Waktu dengan Mengingat ALLAH

  1. ierma chuka chuka

    mmmmmmmmm…..tulisannya bagus, moga dpt bermanfaat bagi yg membacanya..n moga sllu mengingat ALLAH SWT dalam keadaan apapun..aminnnnnn

  2. itinya adalah, perbanyaklah berdzikir, mngingat Allah. Bertasbihlah kpada Allah dari fajar hingga datang fajar lagi. Dan juga tentunya dengan banyak mngingat Allah, hati akan menjadi tenang

  3. Sayyidah 'Ali

    sangat bermanfaat..
    “Dua kalimat yang ringan di lisan dan berat di timbangan, dan dua-duanya disenangi oleh Allah, yaitu kalimat ’subhanallah wa bihamdihi, subhanallah al-azhîm’.” (HR. Bukhari dan Muslim) ini yang paling aku sukai..kalau Allah sayang ma kita, rasanya kesulitan di dunia ini ga ada apa- apanya..🙂

  4. Saleum,
    Semua kalimat Allah sangat berguna dan berpahala untuk dibaca. Dan satu hal yang harus kita ingat bahwa dalam membaca surat2 Allah tersebut haruslah tertuju padaNya dan dengan ikhlas…

  5. MasyaALLAH…

    “semoga kita dimudahkan untuk melakukan amalan ini”

    salam kenal…kunjungan perdana ke blog ini ..:)

  6. aangbikinblog

    mantap, bener sekali tu mbak..
    memang sejatinya ibadah itu tidak dibatasi oleh ruang dan waktu… Ibadah bisa dilakukan dimana saja, kapan saja😀

  7. kita harus menggunakan waktu yang diberikan oleh Allah dengan sebaik mungkin, karena waktu itu tidak akan kembali, jangan sampai kita menyesal di kmudian hari.

  8. sulit, bahkan saat solat sekalipun masih tetap ingat selain-Nya, saling mendoakan aja pren, semoga kau senantiasa ingat kepada Sang Pemberi Hidup

  9. Kembali mengingatkan diri untuk selalu membasahi lidah dengan zikir
    Thanks postingnnya

  10. Artikelnya semua menarik bermanfaat, terima kasih atas sharingnya salam kenal ya,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: