“Kota Seribu Angkot” Untuk Bogor


Evi saptriyawati

salah satu ruas jalan di Kota Bogor

“Kota Hujan”, ketika nama ini diucap, pasti kita langsung mengingat kota Bogor, Anda tepat. Kota yang tiap harinya disuguhi Rahmat berupa hujan oleh Tuhan, ternyata setiap harinya juga dipenuhi oleh kemacetan angkotnya. Mengapa tidak, setiap harinya, ruas jalan di kota Bogor dipadati oleh kendaraan pribadi dan angkot. Jumlah angkot-angkot  ini hampir sama bahkan bisa lebih dari kendara pribadi di ruas-ruas jalan tertentu di Kota Bogor.

Alhasil, banyak para mahasiswa dan masyarakat pada umumnya menjuluki Bogor dengan “Kota Seribu Angkot”. Tetap saja, julukan ini tidak akan menggantikan posisi Bogor sebagai “Kota Hujan”.

Berdasarkan hasil pengamatan saya di ruas Jalan Raya Dramaga pada suatu pagi, dalam hitungan satu menit saja, perbandingan antara angkot dan kendaraan pribadi yang melewati ruas jalan tersebut 2:1. Jalan ini merupakan jalur lalu lintas yang selalu dilewati para mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum lainnya dengan tujuan kampus IPB, Liwiliang, dan Ciampea. Terutama pada pagi, siang, dan sore hari, jalur ini merupakan jalur yang paling macet. Ruas jalan yang tak begitu lebar harus dilewati oleh kendaraan yang dilalui dua arah. Ruas jalan akan terlihat sedikit lengang diatas jam 7 malam.

Walaupun Kota Bogor dipenuhi oleh angkot, sistem lajur transportasinya bisa dikatakan masih tertib. Walaupun terkadang adabeberapa angkot yang melanggar sistem keselamatan transportasi, seperti tidak mengindahkan lampu merah, menaikkan danmenurunkan penumpang disembarang tempat. Bahkan terkadang apabila ada pengamen yang ingin ikut menumpang mengais rezeki, pak supir tak segan-segan menambah kecepatan lajunya, tidak terbayang apabila sang pengamen yang hampir bergelantunagn di pintu angkot jatuh tergelepak dan mengalami kecelakaan yang cukup parah. Na’udzubillah.

Apapun kendaraan yang kita tumpangi, hendaknya mengindahkan tata tertib dan hak berkendaraan. Bila saatnya berhenti,berhentilah, jangan saling menyelip. Indahkanlah peraturan yang ada.

 


Categories: Lintas Cakrawala | Tags: , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on ““Kota Seribu Angkot” Untuk Bogor

  1. Pantesan aku prnah liat di tv,,,Angkot2 Bogor pada di Modif..soalnya ketat banget persaingannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: