Guratan Kerinduan Seorang Wanita


Evi saptriyawati

Catatan kecil dari kisah cinta, entah aku harus memulainya dari mana. Kisah cinta yang pernah kurajut beberap bulan lalu, beberapa bulan yang lalu juga, cinta itu berakhir. Pada hari ini, tepatnya 8 January 2011, entah rasa cinta atau karena kerinduan ku yang mendalam pada dirinya, membangkitkan jemari tangan ini untuk menuliskan goresan kisah cinta ku di sini. Sebenarnya ini dorongan atas kerinduan ku yang begitu dalam pada dirinya, seseorang yang pernah hadir dalam hidup ku dan aku berharap dia jua yang akan menjadi lelaki terakhir dalam hidupku. Tapi sampai detik ini, itu semua hanyalah hayalan belaka. Kami telah lama putus, walaupun masih hitungan bulan, tapi rasa ini masih terus ada, rasa kagum, rasa sayang, bahkan rasa cinta, rasa harap untuk bisa bersama. Tapi entahlah, semua ku serahkan pada TUHAN, Engkaulah yang memiliki takdirku, jodoh ku Engkau pula yang menentukan TUHAN. Aku hanya bisa berharap yang terbaik bagi ku. Bila Engkau berkenan mempertemukan aku dengan pasangan ku di dunia ini, maka pertemukanlah kami dalam pertemuan yang penuh Baraqah. Amin.

Dia memang bukan lelaki pertama yang pernah singgah dalam hidupku, tapi bagi ku, dialah CINTA PERTAMA dan TERAKHIR KU. Perasaan ini baru ku sadari, setelah beberapa lama putus, kenapa aku tidak bisa langsung menerima lelaki lain sebagai pengganti dirinya. Dengan mantan sebelum dia, aku tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan pasangan baru, tapi mengapa dengan nya, pintu hati ini tidak bisa terbuka untuk menerima lelaki lain sebagai pengganti dirinya. Entahlah, aku hanya bisa berpikir positif, mungkin dialah jodohku yang telah dijaga TUHAN, atau memang Karena pikiran dan hati ini terlalu memikirkan dia. Aku hanya bisa berkata ENTAHLAH. Pasrah!!!

Tahukan kamu sayang, kala tulisan ini terukir, ada rindu yang begitu kuat, kadang hayalan kita bisa bercanda tawa bersama, membangun sebuah rumah tangga yang utuh, memiliki anak-anak yang lucu, imut, lincah, dan saleha, hanya itu yang ada dipikran ku saat ini. Terkadang aku hanya bisa tersenyum sendiri mengingat percakap kita sewaktu masih pacaran, ketika memiliki seorang anak kita akan seperti ini, seperti itu, hehehe, hayalan demi hayalan tentang dirimu begitu kuat, ingatan ini begitu tajam mengingat dirimu. Tanpa ku sadari, tetesan air mata jatuh, menahan rindu yang begitu dalam, tapi sudahlah, ini hanya sebuah perasaan, aku tidak ingin perasaan ini menguasai diriku. Sehingga menutup pintu hati dan mata untuk melihat kenyataan bahwa sekarang kita tidak bersama.

Teruntuk seseorang yang begitu ku sayang, semoga TUHAN selalu menjaga mu disana, rasa cinta dan sayang ini akan terus ada, sampai TUHAN menunjukkan takdirnya pada kita.

Categories: Lintas Cakrawala | Tags: , , , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Guratan Kerinduan Seorang Wanita

  1. martunis.TA

    Kak Evi, Namanya Cinta tak Pernah Berakhir……. Mencintai atau dicintai, Wooooow ketika aku masih kecil nenekku berceritra ama temen2 beliau tentang CINTA….. dan Takdir dalm cinta….
    xixixixi daku sempat nguping dasar anak nakal, huuuu….hanya beberapa kata yg masih tergores dan tersimpan di memori Daku utuh belum kenak virus hahahahah…
    ** Langkah
    ** reziki,
    ** Cinta(pertemuan)
    **maut
    ==== Cinta(pertemuan), === aku mau membuka ceritra nenek ku tentang arti cinta dlm buku ”membuka takdir” tp lain waktu ya kak??

  2. hehehe, dasar anak kecil, kalo tentang cinta aja, kuat banget ingatannya🙂

    oke ditunggu tulisannya, keep fight!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: