Larangan Salat jumat Oleh Sayap Kanan Prancis


Evi saptriyawati

Umat Muslim Prancis Tetap Melaksanakan Salat Jumat Walau Tanpa Mesjid | photo eramuslim.com

 

Salat jumat hukumnya wajib bagi lelaki muslim yang sudah akhir baliq. Beruntunglah kita umat muslim di Indonesia yang masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan salat jumat berjamaah di mesjid. Pemerintah kita begitu demokratis terhadap perbedaan agama. Akan tetapi, nikmatnya salat jumat berjamaah tidak dapat di nikmati dengan leluasa oleh para saudara muslim kita di negeri Prancis. Dibawah terik matahari, dengan alam terbuka, setiap sisi jalan (trotoar), mereka jadikan tempat untuk bercinta dengan Tuhan ketika hari jumat tiba. Hal ini terekam di sisi jalan Paris Utara, beberapa langkah kaki dari Basilika Sacre Coeur. Di kawasan ini kita tidak akan menemukan mesjid, untuk membangun sebuah mesjid saja izinnya begitu sulit, selalu dianulir.

Marine le Pen, pemimpin partai sayap kanan Front Nasional, secara berapi-api menggalang dukungan menentang penggunaan trotoar sebagai tempat salat jumat. Sikapnya ini menjadi isu politik yang sangat penting, nilai-nilai sekularisme Prancis sedang diuji. Penentangan Front Nasional atas jumatan di jalan umum telah digaungkan sejak 15 bulan yang lalu sebelum pemilihan Presiden. Banyak kalangan yang menilai, ada kepentingan politik dibalik penentangan ini, yaitu pertempuran antara kubu sayap kanan dan partai tengah kanan pimpinan Nicolas Sarkozy (presiden Prancis saat ini) untuk merebut suara.

Sesungguhnya ini bukanlah hal menyenangkan bagi umat muslim di Prancis, merek juga tidak nyaman dengan kondisi seperti ini. Ketika musim dingin tiba, mereka menggigil, ketika musim hujan tiba, mereka kehujanan. Ini bukanlah kondisi yang pas untuk melaksanakan ibadah, tiada kekhusukan. Mereka memiliki satu mesjid, namun itupun dianggap mesjid illegal dan ruanganny apun begitu kecil, tidak cukup untuk menampung mereka. Begitu mirisnya hati ini, melihat kesem enaan yang menimpa saudara muslim kita di Prancis. Mereka terpaksa melakukan ini semua.

Bukan hanya beribadan salat jumat yang menjadi kendala bagi saudara muslim disana, dalam hal mencari nafkah juga mereka mengalami kesulitan. Mereka didiskriminasi, tidak seperti umat Kristen yang begitu mudahnya mendapatkan pekerjaan. Hal ini diperkuat dengan hasil studi yang dilakukan National Academy of Sciences. Tim yang beranggotakan peneliti dari Amerika Serikat dan Prancis ini mengirimkan  275 pasang lamaran pekerjaan dengan data-data yang identik. Bedanya, yang satu menggunakan nama Kristen dan yang satu lagi menggunakan nama Muslim. Dari hasilnya sudah dapat ditebak, bahwa pelamar dengan nama Kristen lah yang mendapatkan peluang kerja lebih besar dibandingkan pelamar Muslim. Pelamar muslim hanya mendapatkan kesempatan bekerja sebesar 2/3 lebih sedikit dibandingkan nama Kristen.

Bersyukurlah Negara kita yang memiliki nilai toleransi beragama yang tinggi, sepatutnya lah kita rajin mengamalkan ajaran Islam ini. Mereka yang mendapatkan tantangan dan kecaman yang begitu keras masih mengingat akan Tuhannya. Haruskan kita lengah dan kalah dari saudara-saudara kita di Prancis? Doa kami pula untuk saudara kami disana ya TUHAN, mudahkan mereka dalam menegakkan dan menjalankan perintah-MU. Amin.

Categories: Lintas Cakrawala | Tags: , , , , | 7 Comments

Post navigation

7 thoughts on “Larangan Salat jumat Oleh Sayap Kanan Prancis

  1. Diskriminatif sekali yah…..di bali ada bangunan ibadah malah yang jejer-jejer dan mareka akur …

  2. Subhanallah….saya tahu kenapa sekarang seseorang yang ada di sana begitu membenci saya padahal adiknya begitu mencintai saya,….

  3. negeri yang penuh dengan fashion kan, itulah francis, pasti semua mata tertuju kesana, tapi urusan ibadah seperti ini, siapa yang mau tertuju lihat saudara2 kita ya… #praf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: