Kebiasaan Buruk Saat Memberi Susu Anak


Evi saptriyawati 2010

Bagi Anda yang memberikan buah hati susu formula sebagai pengganti Asi atau sebagai makanan pendamping Asi , harap memperhatikan hal-hal berikut dalam menyiapkan susu formula bagi buah hati Anda:

 

  1. Jangan langsung memberikan susu dari susu kaleng yang baru dibuka. Pertama-tama cucilah penutup dan pembuka kaleng dengan sabun dan air untuk menyingkirkan debu dan bakteri, lalu bilas dan keringkan.
  2. Memanaskan botol di dalam microwave. Ini tidak baik, karena susunya dapat mengandung hot spot berbahaya. Solusi, panaskan botol di panci berisi air hangat, di bawah air keran, atau di dalam penghangat botol elektrik.
  3. Menambahkan air ke dalam botol bayi Anda dapat mengencerkan kadar sodiumnya dan berisiko menyebabkan kejang. Sebaiknya isilah botol dengan air dalam takaran yang benar. Lalu tambahkan susu formula.
  4. Membuat susu formula dengan air keran yang panas. Ini lebih banyak mengandung timah dibandingkan dengan air dingin karena airnya telah menetap dalam pipa. Solusi, pilihlah air dingin dan alirkan air keran selama 2 menit pertama jika sudah dimatikan selama 6 jam.
  5. Jangan memberikan susu formula dengan air dari keran tanpa mengetahui kadar flournya. Studi baru dari Amerika Dental Association mengatakan bahwa beberapa bayi akan mengalami fluorosis jika seluruh formula mereka dibuat dengan air keran yang mengandung flour.

 

Categories: Ibu dan Anak | Tags: , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: