Think smart untuk tubuh langsing


Untuk mencapai kesuksesan dalam melangsingkan tubuh, haruslah optimal. Tujuan pelangsingan tubuh juga harus benar dan terencana. Berikut kiatnya:

Sumber foto: ksupointer.com

  1. pelangsingan tubuh yang baik, benar, efektif, serta aman, harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.
  2. Cobalah melakukan kendali, dengan tetap mengikuti aturannya.
  3. jangan mengambil jalan pintas untuk memperoleh hasil yang cepat tetapi tidak tepat seperti membeli obat bebas di pasaran, dan tak lupa pula untuk melengkapinya dengan berolahraga secara teratur.
  4.  

Menganal Obat Pelangsing

Secara sederhana, cara kerja obat pelangsing adalah membuang lemak dalam tubuh dan menekan selera makan. Obat pelangsing di dunia kedokteran bermacam-macam. Meski demikian, obat pelangsing yang direkomendasikan dari sisi kedokteran hanya 3 jenis :

  1. Obat pelangsing yang bekerja menghambat enzim pencernaan. Obat tersebut bekerja pada saluran pencernaan dengan cara menghambat penyerapan lemak. lemak dilarutkan bersama obat yang kemudian dikeluarkan bersama kotoran.
  2. Obat pelangsing yang bekerja mengatur dan membatasi nafsu makan. Obat itu bekerja pada susunan saraf pusat, yaitu dengan mengendalikan nafsu makan seseorang.
  3. obat pelangsing yang membuat pengosongan lambung lebih lama. Obat tersebut bekerja pada lambung dengan cara memperlambat proses pengosongan lambung sehingga rasa lapar datang lebih lama. 

 

Efektifitas Obat Pelangsing

Kebanyakan orang berpatokan obat pelangsing yang bagus adalah yang cepat memberikan efek, yaitu turunnya berat badan yang banyak dalam jangka waktu yang singkat. Hali tersebut tidaklah benar. Obat pelangsing bekerja dengan membakar lemak. Sementara jika terjadi pembakaran terlalu cepat artinya pembakaran tersebut tidak sempurna sehingga menghasilkan produk pembakaran yang tidak sempurna pula. Ini akan berefek munculnya berbagai macam penyakit.  Secara medis obat pelangsing bekerja sangat pelan, yaitu 4-6 bulan. Dengan perkiraan penurunan sekitar 10-20 %.

Untuk efeknya berbeda antar individu. Namun, efek dari obat pelangsingyang telah dirujuk oleh para dokter dan teruji secara keamanan sangatlah kecil. Untuk mengantipasi efek-efek tersebut dapat diminimalisir dengan cara penyesuaian dosis atau penyesuaian cara minum.

 

Waspada Pelangsing Berbahaya

Untuk penggunaan obat pelangsing Dr. Dante Saksono (Staf Divisi Metabolik Endokrin Departemen ilmu Penyakit Dalam FKUI RSCM) ini menjelaskan terlebih dahulu peranan obat-obat pelangsing yang sebenarnya. Dua peran yang paling utama:

  1. Obat sebagai lini utama atau primer. Obat mulai dapat difungsikan untuk pasien yang memiliki kepatuhan pengobatan yang buruk.
  2. Obat sebagai pelengkap. Obat yang dapat difungsikan pada pasien yang telah melakukan terapi gizi dan olahraga namun tidak ada perubahan terhadap tubuhnya.

Dr. Dante menegaskan bahwa selain memperhatikan dua hal diatas, juga harus diperhatikan penyakit yang dimilikinya saat itu. Secara tegas, Dr. Dante melarang seseorang mengkonsumsi obat pelangsing bila memiliki kondisi (penyakit atau sedang dalam pengobatan) yang kontraindikasi terhadap obat tersebut.

Sumber referensi : Majalah Dokter Kita

Categories: Kesehatan | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: