Persengketaan China atas Laut China Selatan


Evi saptriyawati 2010

 

Persengketaan demi persengketaan atas wilayah kekuasaan kerap terjadi akhir tahun ini. Bukan saja antara Indonesia dan Malaysia, tapi sekarang persengkataan atas laut China selatan.

China makin kuat mengklaim laut China selatan seiring dengan menguatnya pengaruh ekonomi dan politik mereka di dunia. Sudah puluhan tahun China memperebutkan laut China selatan yang memiliki luas 2,9 juta kilometer persegi ini dengan Negara-negara asia Tenggara lainnya. Sebut saja beberapa Negara tersebut yaitu: Taiwan, Indonesia, Vietnam, Fillipina, Thailand, Kamboja, Brunei, dan Malaysia.  Kawasan ini merupakan daerah yang rawan konflik di Asia, mengapa tidak, karena perairan ini memiliki sekitar 200 pulau, termasuk kepulauan Spartly dan Paracel yang diperebutkan banyak Negara.

Yang membuat China semakin geram adalah adanya campur tangan Amerika Serikat (AS) atas masalah ini. China memperingatkan melalui Menteri Luar negeri China “ Yang Jiechi”, untuk tidak menginternasionalisasi perebutan Laut China Selatan antara Beijing dan Negara-negara tetangganya. Bagi China AS tidak berkepentingan langsung terhadap masalah ini, apalagi setelah Menlu AS Hillary Clinton mengingatkan China untuk menghormati undnag-undang Internasional pada pertemuan Asian Regional Forum (ARF) di Hanoi, Vietnam Juli lalu. Menurut Shi Yinhong, Profesor keamanan internasional di Renmin University, Beijing, bentuk campur tangan AS secara terang-terangan terhadap amsalah Laut China Selatan ini makain memperkeruh dan menambah deret pertikaian antara China dan Amerika Serikat.

Berikut beberapa insiden klaim atas penguasaan Minyak dan Gas alam di wilayah Asia Tenggara yang melibatkan China :

  • Kepemilikan Indonesia atas kepulauan Natuna yang kaya akan gas tidak pernah dipersoalkan sampai China mengeluarkan peta resmi ynag mengindikasikan Natuna berada dalam klaim China.
  • Gas alam Malampaya dan Camago milik Fhilipina dan lading kondensasi diklaim China.
  • Vietnam dan China tumpang tindih mengklaim blok yangs ednag dibangun di lepas pantai Vietnam.
  • Batas perairan bagian yang kaya akan gas di teluk Thailand belum ditetapkan. Beberapa perusahaan telah menandatangani perjanjian eksplorasi, tetapi belum bisa menggali di wilayah yang masih diperebutkan Kamboja dan Thailand.

Bentrokan militerpun kerap terjadi antara China dan Negara-negara Asia Tenggara lainnya, antara lain:

  • 1974. China merebut Paracel dari Vietnam, membunuh 18 personel pasukan lawan.
  • 1988. China dan angkatan laut Vietnam bentrok di Karang johnsons di Spratly. Beberapa kapal Vietnam tenggelam dan lebih 70 awak mereka tewas.
  • 1992. Vietnam menuduh China mendaratkan pasukan di Karang Da Luc. Pada Juni-September, China menyita hamper 20 kapal kargo Vietnam yang membawa barang dari Hongkong.
  • 1994. Angkatan laut China dan Vietnam berkonfrontasi untuk pengakuan Internasional wilayah perairan atas blok eksplorasi minyak Vietnam Tu Chinh. China mengklaim area tersebut sebagai bagian blok Wan Bei.
  • 1995. Artileri Taiwan menembak kapal suplai Vietnam.
  • 1996. Pada Januari, kapal China terlibat perang senjata dengan kapal perang Angkatan Laut Filiphina di dekat Pulau Capone, lepas pantai barat Luzon, Manila Utara.
  • 1997. Pada April, Angkatan laut Filiphina memerintahkan perahu cepat dan dua perahu nelayan china untuk meninggalkan Scarborough Shoal.
  • 1998. Pada Januari, tentara Vietnam menembak perahu nelayan Filiphina di dekat karang Tennent (Pigeon).
    • Pada Mei, perahu nelayan china karam setelah bertabrakan dengan kapal perang Filiphina.
    • Kapal perang China dituduh melukai Angkatan Laut Filiphina setelah terdampar didekat Spratly.
    • Juli, perahu nelayan lainnya karam setelah bertabrakan dengan kapal perang Filiphina.
    • Pada Oktober, tentara Vietnam menembaki pesawat udara Filiphina saat mengintai di Spratly.
    • Sebuah sumber di pertahanan Filiphina melaporkan 2 pesawat tempur Malaysia dan 2 pesawat pengintai Filiphina hamper terlibat konflik di udara spartly.
  • 2000. Pada Mei, tentara Filiphina menembaki nelayan China, sebanyak 1 orang tewas dan 7 orang tertangkap.
  • 2001. Sepanjang 3 bulan pertama, Angkatan Laut Filiphina menangkap 14 kapal berbendera China, menyita tangkapan mereka, dan mengeluarkan kapal tersebut dari daerah yang diperebutkan, Spartly. Pada Maret, Filiphina mengirim kapal meriam ke Scarborough Shoal.
  • 2002. Pada Agustus, tentara Vietnam melepaskan tembakan peringatan ke pesawat pengintai militer filiphina yang mengitari Spartly.

 

Laut China Selatan memiliki banyak potensi yang pantas bila menjadi rebutan setiap Negara di kawasan yang berbatas langsung dengannya.

  1. Secara teritorial

 

  • sebelah selatan berbatas : 3° lintang selatan antara Sumatera selatan dan Kalimantan (Selat Karimata).
  • Utara berbatasan dengan Selat di Taiwan dari ujung Utara Taiwan ke Pantai    Fukien, China.                                                        

2.  Potensi Geografis

  • dikelilingi 10 negara pantai (RRC dan Taiwan, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, Brunei Darussalam, Filiphina, dan Negara tak berpantai, yaitu Laos dan depentdent territory, yaitu Makau.
  • Mendukung mobilitas pasukan militer AS.

3. Potensi sumber daya alam yaitu minyak dan gas alam.

4. Potensi ekonomi sebagai jalur perdagangan dan distribusi minyak dunia.

5. Jumlah pulau nya sekitar 200 pulau kecil yang terbagi dalam empat kelompok gugusan kepulauan, dan karang-karang, yaitu  Paracel, Spartly, Pratas, dan Kepulauan Maccalesfield.

 

 

About these ads
Categories: Lintas Cakrawala | Tags: , , , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 31 other followers

%d bloggers like this: